Pembekalan Praktikum Bank Syariah dan Kewirausahaan Syariah: Menyiapkan Mahasiswa Menghadapi Dunia Kerja

Bagikan :

Ponorogo, 24 Juni 2024 – Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo menyelenggarakan acara pembekalan praktikum Bank Syariah dan Kewirausahaan Syariah. Acara yang dilaksanakan pada hari Senin, 24 Juni 2024 ini, dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai di Auditorium Lantai 4 Gedung FEBI.

Pembekalan ini merupakan langkah penting bagi mahasiswa Perbankan Syariah dalam mempersiapkan diri sebelum terjun langsung ke lapangan. Acara dipandu oleh Ibu Ajeng Pipit Fitriani, M.S.A., yang menjabat sebagai sekretaris jurusan Perbankan Syariah. Dalam sambutannya, Ibu Ajeng menyampaikan pentingnya praktikum sebagai bagian dari kurikulum yang tidak hanya memberikan pengalaman praktis tetapi juga memperkuat pemahaman teori yang telah dipelajari di dalam kelas.

Selanjutnya, acara pembekalan ini diisi dengan materi yang disampaikan oleh Ibu Husna Ni’matul Ulya, M.E.Sy., selaku ketua jurusan Perbankan Syariah. Dalam paparannya, Ibu Husna menjelaskan mengenai tujuan dan manfaat praktikum, serta hal-hal yang perlu diperhatikan oleh mahasiswa selama menjalani praktikum. Beliau menekankan bahwa praktikum adalah kegiatan akademik yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa melalui penerapan ilmu yang telah dipelajari di lingkungan kerja nyata. “Praktikum bukan hanya sekadar kewajiban akademik, tetapi juga kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara lebih mendalam. Di sini, kalian akan belajar mengaplikasikan teori yang telah kalian dapatkan selama perkuliahan di lingkungan yang sesungguhnya. Ini adalah momen penting untuk mengasah keterampilan dan membangun jaringan profesional,” ungkap Ibu Husna.

Praktikum Bank Syariah akan dilaksanakan di kantor-kantor Bank Umum Syariah dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Sementara itu, praktikum Kewirausahaan Syariah akan dilaksanakan di berbagai lembaga bisnis yang relevan dengan bidang studi mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan dapat merasakan langsung dinamika dunia perbankan syariah maupun kewirausahaan syariah. Mahasiswa memiliki kewajiban untuk menyusun laporan ketika sudah selesai melaksanakan praktikum. Laporan praktikum bank syariah dibuat menjadi 2 yaitu laporan individu dan laporan kelompok dalam bentuk format yang telah ditentukan dengan tema utama kegiatan ekonomi dan bisnis Islam Lembaga Perbankan Syariah. Selanjutnya untuk laporan praktikum kewirausahaan syariah dibuat dalam bentuk artikel yang dikerjakan secara kelompok.

Setelah pemaparan materi oleh Ketua Jurusan, dilanjutkan agenda berikutnya yaitu sesi tanya jawab. Dalam sesi tanya jawab, para mahasiswa sangat antusias bertanya seputar teknis pelaksanaan praktikum, mulai dari penentuan lokasi hingga penilaian kinerja praktikum. Harapan besar disampaikan oleh kedua pembicara agar mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan praktikum ini dengan sebaik-baiknya. Selain itu, mereka juga berharap bahwa pengalaman praktikum ini dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan di dunia kerja setelah lulus nanti. Acara ini ditutup dengan penjelasan mengenai prosedur administrasi yang harus dipenuhi oleh mahasiswa sebelum dan selama menjalani praktikum.

Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan mahasiswa Perbankan Syariah IAIN Ponorogo siap menghadapi praktikum dengan lebih percaya diri dan siap memetik pengalaman berharga yang akan menjadi bekal berharga dalam karir mereka di masa depan. Acara berakhir dengan suasana penuh semangat dan optimisme, mencerminkan kesiapan mahasiswa untuk menjalani tantangan praktikum yang akan datang.

Berita Terkait