International Guest Lecture: Mengupas Perkembangan Perbankan Syariah Bahrain vs Indonesia dan Peningkatan Literasi Service Excellence

Bagikan :

Ponorogo, 28 Mei 2024 – Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Ponorogo menggelar International Guest Lecture dengan tema “Islamic Banking Development: A Comparative Study between Bahrain and Indonesia” pada Selasa, 28 Mei 2024. Acara ini berlangsung di Auditorium Lantai 4 Gedung FEBI dan diikuti oleh seluruh mahasiswa jurusan Perbankan Syariah semester 4 (Angkatan 2022).
Acara dimulai dengan pembukaan yang dipandu oleh moderator Bapak Fitra Rizal, M.E., yang merupakan dosen Perbankan Syariah. Acara ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Ponorogo, Prof. Dr. H. Luthfi Hadi Aminuddin, M.Ag., yang sekaligus membuka acara secara resmi. Berjalannya acara turut didampingi oleh Ibu Husna Ni’matul Ulya, M.E.Sy., selaku Ketua Jurusan Perbankan Syariah dan Ibu Ajeng Pipit Fitriani, M.S.A., selaku Sekretaris Jurusan Perbankan Syariah.

Narasumber pertama, Dr. Muhammad Rizky Prima Sakti (Dean of Business Administration Department University College of Bahrain), memberikan paparan mendalam terkait keuangan Islam di Bahrain. Materi yang disampaikan mencakup kondisi terkini keuangan Islam di Bahrain, target yang ingin dicapai di masa depan, serta peran penting keuangan Islam dalam mendukung transisi Bahrain menuju Green Economy. Inisiatif ini bertujuan menciptakan pembangunan berkelanjutan dengan meminimalkan dampak lingkungan.

Selain itu, paparan tersebut juga memberikan update terbaru mengenai industri keuangan Islam global, mencakup tren, tantangan, dan peluang yang ada. Pentingnya inovasi dan adaptasi dalam menghadapi dinamika pasar global yang terus berubah turut ditekankan. Mahasiswa yang hadir mendapatkan wawasan berharga tentang bagaimana keuangan Islam dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Materi yang disampaikan tidak hanya memperluas pengetahuan tentang keuangan Islam, tetapi juga memberikan perspektif baru tentang kontribusi signifikan keuangan Islam dalam ekonomi global.

Narasumber kedua, Moch. Khoiruddin, yang merupakan Branch Manager PT. Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Ponorogo, memberikan materi mendalam mengenai “service excellence” yang berfokus pada proses pengiriman produk dan jasa kepada nasabah atau klien, dengan tujuan menghasilkan pengalaman pelanggan yang positif. Materi tersebut mencakup interaksi pada empat area layanan utama, yaitu Premises, People, Process, dan Product. Para mahasiswa diajarkan pentingnya setiap aspek ini dalam membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, serta bagaimana setiap interaksi dapat mempengaruhi kepuasan dan loyalitas nasabah.


Untuk mendukung pemahaman materi secara praktis, mahasiswa diajak untuk melakukan role play. Dalam sesi ini, mereka mempraktikkan langsung bagaimana cara melayani nasabah mulai dari saat nasabah datang hingga selesai melakukan transaksi di bank. Melalui simulasi ini, mahasiswa belajar bagaimana memberikan pelayanan yang ramah, efisien, dan profesional, sehingga mampu menciptakan customer experience yang memuaskan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan teoritis mahasiswa, tetapi juga memberikan keterampilan praktis yang esensial dalam dunia kerja.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Ponorogo dengan Universitas Bahrain dan PT. Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Ponorogo. Diharapkan untuk ke depan dapat terus terjalin kerjasama untuk mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan penerapan praktis ilmu perbankan syariah antar institusi dan juga lembaga. Selanjutnya untuk mendukung kesadaran mahasiswa dalam menggunakan layanan keuangan syariah, ada sesi pembukaan rekening bersama didampingi tim dari PT. Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Ponorogo.


Acara selanjutnya yaitu sesi tanya jawab, dimana para mahasiswa berkesempatan untuk mengeksplorasi lebih mendalam materi yang telah disampaikan, dengan mengajukan pertanyaan langsung kepada narasumber. Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber dan seluruh peserta, yang menandai berakhirnya kegiatan penuh ilmu dan inspirasi tersebut. Para peserta tampak antusias dan bersemangat untuk menerapkan pengetahuan yang telah mereka peroleh dalam studi dan karir mereka di masa depan.

Berita Terkait