KPM Mono Disiplin Kelompok 70 Mengadakan Seminar Ekonomi Dengan Tema “Meningkatkan Ekonomi Kreatif Berbasis Digital”

Spread the love

Selur, 27 Juli 2022. Dalam Rangka Meningkatkan Ekonomi Kreatif, Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mono Disiplin Ekonomi Syariah Kelompok 70 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo Mengadakan Seminar Ekonomi Kreatif Dengan Pelaku Ekonomi Lokal Serta Masyarakat Desa Selur.  Meningkatkan Ekonomi Kreatif Berbasis Digital untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi adalah tema yang di angkat pada seminar kali ini yang di narasumberi oleh Dony Rano Virdaus, M.I.Kom. selaku dosen KPI IAIN Ponorogo.

KPM Kelompok 70 menggunakan pendekatan ABCD (Asset Based Community Development) untuk melihat potensi potensi yang ada di Desa Selur. Hasilnya bahwa banyak kelompok kelompok ekonomi kreatif yang sudah ada, namun belum berkembang dengan maksimal sehingga perlu adanya pengembangan promosi salah satunya menggunakan media digital. Peserta dalam seminar ini adalah pemuda Desa Selur, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan khususnya yang menangani Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Berkah Abadi Sentosa Selur.

Suprapto, selaku Kepala Desa Selur mengucapkan banyak terimakasih kepada teman-teman KPM 70 IAIN Ponorogo atas terselenggarakannya seminar ekonomi ini sebagai ajang untuk pemulihan ekonomi masyarakat Desa Selur. Dengan harapan bahwa kedepannya bisa membantu pembangunan desa Selur melalui program Desa Mitra. “Kami tetap butuh bantuan untuk kemajuan desa dalam hal dunia Media” imbuhnya. Fitra Rizal, M.E. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KPM Kelompok 70 mengatakan dalam sambutannya Desa Selur ini memiliki aset dan potensi yang sangat banyak sehingga perlu pemasaran yang modern melalui digitalisasi pemasaran.

Endriana, selaku ketua pelaksana memberikan informasi terkait digital marketing yang nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat desa selur dan untuk desa selur itu sendiri. Kemudian ada rencana tindak lanjut dari seminar ekonomi ini yakni pembuatan video promosi produk yang disebarluaskan melalui instagram dan youtube milik desa maupun milik KPM Kelompok 70. “Setelah kegiatan ini kami akan membuat sample pemasaran digital seperti video promosi produk yang akan kami sebar luaskan.” imbuhnya.Harapannya dari KPM Kelompok 70 ini adalah pemuda maupun masyarakat Desa Selur dapat meneruskan promosi promosi nya menjadi lebih berkembang, modern dan meluas hingga dikenal oleh wilayah lain. Yang mana jika potensi tersebut bisa dikenal maka perekonomian desa juga bisa terus berputar bahkan berkembang menjadi lebih baik lagi.