Seminar Digitalisasi Ekonomi Kreatif dan Perbankan Syariah KPM 32 Monodisiplin Desa Pelem Kecamatan Bungkal

Spread the love

Senin, 25 Juli 2022 dalam rangka Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Institut Agama Islam Negeri Ponorogo kelompok 32 Monodisiplin mengadakan Seminar Digitalisasi Ekonomi Kreatif dengan tema “Membangun Ulang Ekonomi Pasca Pandemi dengan Ekonomi Kreatif Melalui Lembaga Keuangan Berbasis Syariah”. Kegiatan ini dilakukan pada minggu ke-4 sesuai dengan timeline yang diberikan kampus yaitu pelaksanaan realisasi program inti. Sasaran dalam seminar ini adalah pelaku UMKM dan masyarakat sekitar di Desa Pelem. Acara ini diawali dengan pembukaan formal yang dipandu oleh koordinator KPM 32 saudara Kelvin Cahya Putra dan sambutan dari Kepala Desa yaitu Bapak Sugeng Rawuh. Beliau selaku Kepala Desa mengucapkan banyak terimakasih kepada teman-teman KPM 32 Mono Disiplin IAIN Ponorogo atas diselenggarakan acara seminar ini. Beliau juga berharap agar peserta undangan dapat memanfaatkan kemajuan teknologi khususnya dalam bidang pemasaran.

Kelvin Cahya Putra selaku koordinator menyampaikan bahwa tujuan memberikan pemahaman kepada pelaku ekonomi kreatif dan masyarakat mengenai perkembangan digitalisasi pemasaran serta memberikan solusi dari permasalahan pelaku ekonomi kreatif melalui Perbankan Syariah. Hal tersebut disampaikan sesuai keadaan yang ada di Desa Pelem. Seminar ini mengundang dua pemateri yaitu Bapak Muhtadin Amri, M.S.Ak yang memaparkan mengenai digitalisasi pemasaran beliau mengatakan bahwa pemasaran digital wajib diadopsi pelaku UMKM setelah pandemi Covid-19. Pemanfaatan digitalisasi pemasaran saat ini yang dapat digunakan yaitu Email,Whatsapps, Intagram, Tiktok, Facebook dan sosmed lainnya. Beliau memberikan pelatihan tentang Google My Bussines kepada peserta seminar dengan pendampingan anggota kelompok 32 Mono Disiplin.

Seminar dengan narasumber ke dua disampaikan oleh Ibu Kiki Rismayati,M.E selaku direktur PT.BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo yang menyampaikan materi mengenai produk pembiayaan bank syariah. Dalam hal ini beliau memaparkan dua jenis produk bank syariah yaitu dalam bentuk simpanan dana dan pembiayaan. Akad dalam simpanan dana akadnya yaitu Wadiah, Mudharabah, Murabahah, dan Deposito. Akad pembiayaan yaitu Murabahah, Mudharabah, Musyarakah, Rahn/Gadai, Ijarah Multi Jasa.Acara berakhir ditandai dengan foto bersama peserta seminar, panitia penyelenggara, narasumber dan tidak lupa penyerahan vendel kepada kedua narasumber yang diserahkan oleh koordinator kelompok 32 Mono Disiplin.