RANCANGAN BANGUN DAN NOMENKLATUR PRODI

Spread the love

Bandung, Kamis, 29 Oktober 2021

Dalam rangka memperkuat jaringan dan mengarahkan masa depan alumni ekonomi syariah, dekan dan wakil dekan FEBI IAIN Ponorogo menghadiri acara Lokakarya Nasional Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (AFEBIS) PTKIN se Indonesia di Hotel Ibis Bandung, 28-31 Oktober 2021.

Acara dibuka oleh Rektor UIN Sunan Gunung Jati Bandung, Prof. Dr. KH. Mahmud, M. Si. Di hadapan para dekan FEBI seluruh Indonesia, Mahmud menginginkan bahwa FEBI menjadi pionir penggerak ekonomi, bukan saja mengembangkan keilmuan tetapi juga menggerakkan ekonomi kampus.

Turut hadir dalam acara tersebut dirjen pendidikan tinggi islam Dr. Ali Ramdhani, ketua AFEBIS Dr. H. Ahmad Wira, perwakilan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Dr. Sutan Emir Hidayat dan Dr. Samidi Sudarmawan.

Moment berharga ini juga dimanfaatkan untuk menandatangani MOU antara AFEBIS, KNEKS dan Dekan FEBI PTKIN se-Indonesia.

Setelah pembukaan dan coffee break dilanjutkan dg sidang pleno pertama untuk merumuskan naskah akademik nomenklatur prodi-prodi ekonomi dan gelar akademik lulusan FEBI di lingkungan PTKIN, yg dipandu oleh dekan FEBI UIN Bandung Dr. Dudang Ghozali, M. Ag, dengan Narasumber ketua KNEKS dan dirjen Pendis.

Pada intinya forum sepakat menyederhanakan nomenklatur prodi dg mengerucutkan pada empat rumpun prodi, yaitu: ekonomi syariah, manajemen bisnis syariah, keuangan dan perbankan syariah, syariah, Akuntansi Syariah, dan Hukum Ekonomi Syariah untuk Fakultas Syariah.

Sementara itu dalam pleno kedua dirumuskan rekomendasi rancang bangun model kurikulum MBKM FEBI di PTKIN. FEBI PTKIN diharapkan mulai memikirkan penerapan MBKM dengan memanfaatkan MOU dan jaringan AFEBIS.

Di sela-sela acara, dekanat FEBI IAIN Ponorogo memanfaatkan waktu untuk ngobrol bersama Sutan Emir Hidayat dan Samidi Sudarmawan dari KNEKS, dan disepakati untuk mengadakan acara bersama di IAIN Ponorogo.

Rangkaian acara Lokakarya ditutup dengan city tour untuk mengenal lebih dekat kota Bandung.